A. Pengertian Ekonomi MikroEkonomi mikro mikroekonomi adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang dan jasa yang diperjualbelikan. Ekonomi mikro meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa yang akan menentukan harga, juga penawaran dan permintaan barang dan jasa aspek analisis dalam ekonomi mikro sendiri di antaranya model-model pasar, industri, analisis manfaat, teori permintaan, analisis biaya dan penawaran, elastisitas, teori produksi hingga teori harga. Selain itu ekonomi mikro juga berperan dalam membuat Kebijakan perusahaan mengenai pengelolaan sumber daya seperti pengelolaan kebijakan dalam perusahaan juga dapat menjadikan perusahaan lebih strategis dan inovatif. Ekonomi mikro sangat berperan dalam memprediksi hingga merancang strategi suatu perusahaan ke depannya. Ekonomi mikro akan mempermudah suatu perusahaan dalam memahami Perilaku, kemauan dan kebutuhan Mikro Menurut Para Ahli1. Adam Smith, ekonomi mikro adalah subjek ekonomi yang selalu bersifat ekonomis rasional. Hal ini mengakibatkan para pelaku ekonomi harus mempertimbangkan hal-hal rasional sebelum membuat David Ricardo, ekonomi mikro adalah suatu kondisi di mana para pelaku ekonomi telah mempunyai informasi tentang seluk beluk sebuah pasar. Dengan begitu ekonomi makro merupakan faktor penentu dari pasar ekonomi Alfred Marshall dan Arthur Cecil Pigou, ekonomi mikro adalah tingkat mobilitas yang tinggi dalam pasar sehingga membuat para pelaku ekonomi dapat langsung beradaptasi atau menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada di N. G. Mankiw, ekonomi mikro adalah ilmu yang membahas tentang peran individu-individu pelaku ekonomi, bagaimana rumah tangga dan perusahaan membuat keputusan, dan bagaimana mereka berinteraksi di dalam pasar Sadono Sukirno, ekonomi mikro adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang Mary A Marchant dan William M Snell, ekonomi mikro merupakan kajian terkait individu, rumah tangga, dan perusahaan pengambil keputusan dalam proses David A. Moss, ekonomi mikro sebagai Langkah penganalisisan sebuah keputusan yang dibuat oleh individu atau kelompok mulai dari Faktor-faktornya hingga ke pertimbangan akan biaya dan Ruang Lingkup Ekonomi MikroRuang lingkup ekonomi mikro sendiri mempelajari seputar hal-hal yang melingkupi perilaku konsumen dan pasar di sektor individu atau perusahaan. Konsumen dan produsen sendiri merupakan individu pada setiap rumah tangga, organisasi, masyarakat, dan perusahaan. 1. Interaksi di Pasar Barang. Pasar merupakan tempat pertemuan antara permintaan dan penawaran. Pasar juga menjadi tempat di mana penjual dan pembeli dapat bertemu untuk dapat melakukan transaksi Perilaku Penjual dan Konsumen. Keduanya memiliki sifat yang rasional, di mana penjual menginginkan keuntungan maksimal, dan pembeli menginginkan kepuasan optimal dari segi Kualitas dan Harga produk. Dalam menganalisis perilaku antara penjual dan pembeli, ada 3 asumsi yang dapat diperhatikan yaitu Aktivitas ekonomi antara penjual dan pembeli terjadi secara terbuka dan Interaksi di Pasar Faktor Produksi. Dari sisi penjual memiliki produk yang memenuhi kebutuhan manusia juga membutuhkan faktor produksi dengan cara membelinya, sementara dari konsumen membutuhkan uang dalam pemenuhan Teori Nilai Guna. Mempelajari bagaimana suatu barang menghasilkan kegunaan atau kepuasan pada konsumen yang membeli atau mempergunakan barang produksi Teori Struktur Pasar. Menjelaskan penggolongan pasar berdasarkan pada jumlah perusahaan, karakteristik atau jenis produk serta kemudahan perusahaan atau produsen untuk masuk dan keluar dari suatu pasar. Struktur pasar akan dinyatakan sebagai struktur pasar yang non-kompetitif ketika terdapat perusahaan yang tidak memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mempengaruhi jumlah barang dan harga di pasar tersebut. Sebaliknya, jika perusahaan memiliki kekuatan atau kemampuan untuk mempengaruhi jumlah barang yang beredar atau harga barang yang ada di pasar, maka struktur pasar tersebut dikatakan sebagai struktur pasar yang Elastisitas Harga. Mempelajari bagaimana harga-harga suatu barang maupun jasa terbentuk di pasar. Harga ini dipengaruhi oleh seberapa banyaknya jumlah Industri. Mempelajari bagaimana arus perputaran barang dan jasa dapat terbentuk. Ia juga Menganalisis barang produksi, produsen, konsumen, dan distribusi dalam hal kemungkinan rasional dalam pengambilan keputusan Pasar Input. Mempelajari bagaimana produsen dapat memperoleh bahan-bahan produksi dengan biaya seminimal mungkin namun menghasilkan barang atau jasa yang memiliki nilai jual Tujuan Ekonomi MikroBagi perusahaan, tujuan utama mempelajari ekonomi mikro adalah untuk menganalisis pasar dan bagaimana mekanisme untuk membentuk harga relatif produk dan jasa. Secara umum, beberapa tujuan ekonomi mikro di antaranya, 1. Untuk melakukan analisis terhadap mekanisme pasar yang membentuk harga relatif kepada produk barang dan jasa, serta alokasi dari sumber terbatas di antara banyaknya penggunaan Untuk melakukan analisis kegagalan pasar, yaitu saat pasar gagal dalam memproduksi hasil yang efisien dan menjelaskan berbagai kondisi teoritis yang dibutuhkan bagi suatu pasar dengan persaingan beberapa aspek analisis dalam ekonomi mikro di antaranya,1. Analisis biaya dan Teori permintaan dan Model-model Teori Teori Peran Ekonomi Mikro Terdapat beberapa peran ekonomi mikro dalam lingkup bisnis di antaranya,1. Mengetahui Perilaku Konsumen. Peran ekonomi mikro dalam bisnis dapat membantu perusahaan dalam mengetahui kemauan dan kebutuhan dari konsumen. Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap kemampuan produk atau jasa yang dapat bertahan di Menyusun Strategi. Seperti yang sudah disebutkan di atas mengenai beberapa komponen yang dijelaskan salah satunya adalah ekonomi sebagai sumber informasi interaksi dalam pasar. Maka dengan adanya interaksi dalam pasar, perusahaan dapat menyusun strategi serta memprediksi perusahaan untuk ke depannya. 3. Dalam Membuat Kebijakan. Dengan adanya sistem ekonomi ini merupakan salah satu fondasi perusahaan dalam mengelola sumber daya seperti upah dan harga. Melalui kebijakan perusahaan juga dapat membantu perusahaan tersebut menjadi strategis dan Dapat Meningkatkan Produktivitas Perusahaan. Produktivitas sebuah perusahaan dapat meningkat apabila adanya dorongan dari berbagai aspek SDM yang berkualitas, serta adanya produk yang lebih terjamin dan lainnya. Sehingga jika produktivitas dalam perusahaan meningkat, tentu akan berbanding dengan meningkatnya keuntungan perusahaan dengan lebih Komponen Ekonomi MikroEkonomi mikro memiliki tiga komponen utama dalam penerapannya di bidang bisnis di antaranya,1. Interaksi di Pasar BarangJika dilihat dari segi ekonomi mikro, perekonomian terdiri dari berbagai pasar termasuk pasar barang. Aktivitas tawar menawar di antara penjual dan pembeli hingga terbentuk kesepakatan harga termasuk dalam interaksi pasar barang. Ekonomi mikro di sini penting untuk mendalami interaksi yang terjadi di pasar di mana secara lebih jauh akan mempengaruhi kebijakan pengambilan keputusan terkait harga produk dalam Tingkah Laku Penjual dan PembeliSeperti pada pengertian ekonomi mikro sebagai teori yang mempelajari tingkah laku penjual dan pembeli, sehingga ekonomi mikro berkaitan dengan perilaku produsen dan konsumen di pasar dengan tujuan berbeda. Ekonomi mikro membahas bagaimana konsumen harus memenuhi kebutuhannya dengan pendapatan yang dimiliki, sementara produsen berupaya untuk mendapatkan keuntungan Interaksi di PasaranDalam hal ini ekonomi mikro menjelaskan teori tentang interaksi konsumen dan produsen yang melibatkan faktor-faktor produksi seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, modal dan Teori Ekonomi MikroKajian ekonomi mikro bertujuan menganalisis kegagalan suatu keputusan ekonomi, memunculkan analisis rasional serta memunculkan hasil analisis secara teoritis yang memungkinkan pasar persaingan sempurna. Perilaku ini berguna dalam menganalisis pengaruhnya terhadap permintaan dan penawaran produk barang maupun jasa, penentuan harga, serta menentukan jumlah penawaran dan permintaan dari kajian ekonomi mikro memungkinkan munculnya penjelasan rasional atas suatu keputusan ekonomi, yang dapat dimanfaatkan sebagai pertimbangan dalam mengatasi suatu kegagalan dalam pengambilan keputusan ekonomi sebelumnya. Analisis ekonomi mikro atau mikroekonomi terbagi lagi menjadi tiga di antaranya,1. Teori HargaAnalisis dilakukan terhadap Proses pembentukan harga, Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perubahan permintaan dan penawaran, Hubungan antara harga permintaan dan penawaran, Bentuk-bentuk pasar dan Konsep elastisitas permintaan dan penawaran. Teori harga sendiri menjelaskan tentang harga keseimbangan antara penjual dan pembeli di mana keduanya melakukan proses tawar menawar hingga tercapai suatu kesepakatan pada tingkat harga Teori ProduksiTeori produksi juga digunakan sebagai dasar dalam menganalisis tingkat dan biaya yang dibutuhkan dari suatu proses produksi. Analisis tersebut dilakukan kepada semua hal yang berhubungan dengan biaya produksi barang dan jasa. Kombinasi faktor ini sendiri kemudian harus dipilih oleh produsen untuk mendapatkan keuntungan yang Teori DistribusiTeori distribusi dilakukan dengan tujuan menganalisis upah tenaga kerja, keuntungan serta besarnya bunga yang harus dibayarkan kepada para pemilik modal. Teori distribusi sebagai aktivitas penyaluran produk dari produsen kepada konsumen akhir melalui beberapa saluran distribusi. Teori ini sebagai bahan pertimbangan waktu pemesanan, ketahanan produk, dan jarak antara produsen dan konsumen. Distribusi sendiri bukan hanya tentang menyalurkan suatu produk dari produsen ke konsumen, tapi juga promosi dan pengemasan Teori KonsumsiTeori konsumsi adalah teori yang mengacu kepada perilaku beragam konsumen dalam konteks memenuhi kebutuhannya. Kurva permintaan pasar sebagai turunan dari kurva permintaan individual consumer demand. Penurunan kurva ini sendiri didapat melalui pendekatan teori konsumsi. Subjek bahasan yang dapat dipelajari dalam teori konsumsi ini secara umum adalah Konsep Utility Kegunaan, Hubungan Kegunaan Barang dan Jumlah Barang, Perilaku Konsumen Consumer Behavior, Syarat Tercapai Kepuasan atau Kegunaan Maksimum, Marginal Utility dan Kurva IndiferenG. Contoh Ekonomi Mikro 1. Penawaran. Penawaran merupakan jumlah barang atau jasa yang disediakan untuk ditawarkan atau dijual oleh penjual atau produsen pada berbagai tingkat harga dan pada waktu tertentu. Maka dapat diartikan bahwa pelaku atas perilaku penawaran adalah Pasar. Secara fisik, pasar merupakan wadah atau tempat bertemunya para penjual dan pembeli. Namun, pengertian pasar tidak mengharuskan dalam bentuk secara fisik karena pasar tidak mempunyai letak geografis. 3. Harga. Pengertian harga menurut Philiph Kotler adalah salah-satu unsur bauran pemasaran yang menghasilkan keuntungan. Maka dengan demikian, harga berfungsi sebagai pengukur nilai suatu barang atau Perilaku Konsumen. Perilaku konsumen adalah suatu aktivitas atau proses yang dilalui seseorang dalam pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan dan pengevaluasian barang atau jasa untuk memenuhi Permintaan. Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang diminta dan mampu dibeli oleh pembeli atau konsumen pada berbagai tingkat harga dan pada waktu tertentu. Dari pengertian ini dapat dikatakan bahwa pelaku ekonomi adalah Biaya. Biaya adalah suatu pengorbanan yang dilakukan oleh seseorang atau perusahaan untuk memperoleh manfaat lebih dari aktivitas yang dilakukan. Atau dalam ekonomi, biaya sering kita sebut cost yang berhubungan dengan output produksi.
- Sejak terbitnya buku Adam Smith yang dikenal dengan judul The Wealth of Nations di tahun 1776, dasar-dasar ilmiah mulai diterapkan dalam proses analisis ilmu dalam bidang ekonomi mikro, atau yang kerap disebut mikroekonomi, sudah ada sejak awal perkembangan ilmu ekonomi modern tersebut. Pada dasarnya, mikroekonomi termasuk bagian ilmu ekonomi yang bersentuhan dengan aspek-aspek personal. Fokus kajiannya pada pembuatan keputusan di level individu pasca-mengevaluasi sumber daya, biaya, serta trade-off. Adapun definisi ekonomi mikro bisa dilihat pada pendapat sejumlah pakar ilmu ekonomi modern. Masing-masing memberikan tekanan tertentu saat mendefinisikan Adam Smith berpendapat bahwa ekonomi mikro adalah subjek ekonomi yang bersifat ekonomis rasional. Maka itu, setiap pelaku ekonomi wajib untuk berpikir rasional dalam mengambil David Ricardo menerangkan, ekonomi mikro adalah kondisi di mana pelaku ekonomi telah memahami detail sebuah pasar. Dengan begitu, faktor penentu dari pasar ekonomi global ialah ekonomi Marshal dan Piqou menganggap ekonomi mikro sebagai tingkat mobilitas tinggi di pasar, yang memfasilitasi para pelaku ekonomi agar dapat beradaptasi langsung terhadap N. G. Mankiw, dalam buku Principle of Microeconomics, mengategorikan ekonomi mikro sebagai cabang ilmu ekonomi yang fokus kajiannya adalah perilaku produsen dan konsumen. Topik seputar harga pasar dan kaitannya dengan produk turut menjadi bahasan dalam ekonomi mikro. Sementara, Sadono Sukirno, dalam buku Pengantar Teori Mikroekonomi 1985, menulis bahwa, ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan produsen, penentuan harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjual-belikan. Jadi, ekonomi mikro cenderung menganalisis interaksi individu-individu yang terlibat dalam pasar, baik itu konsumen ataupun produsen. Dengan demikian, ruang lingkup kajian ekonomi mikro adalah sebagai berikut permintaan, penawaran, dan keseimbangan harga pasar, elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran, teori perilaku konsumen, teori produksi, biaya produksi, penerimaan produsen, dan lama, pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar persaingan monopolistik, permintaan akan input, dan mekanisme harga dan distribusi pendapatan. Sedangkan jika dilihat dari cakupan bidangnya, tujuan studi ekonomi mikro bisa dikategorisasikan menjadi dua. Tujuan pertama, adalah menganalisis kegagalan pasar serta menjabarkan berbagai situasi teoritis yang diperlukan untuk terbentuknya suatu pasar dengan persaingan tujuan yang kedua ialah mengkaji mekanisme pasar yang membentuk harga relatif pada produk barang dan jasa yang isu kajian yang mendetail, maka dalam menguraikan ekonomi mikro digunakan tiga teori. 1. Teori HargaUnsur harga dijadikan acuan dalam menganalisis interaksi antara penawaran dan permintaan dari suatu barang atau jasa, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Maka itu, teori harga berupaya memahami bagaimana proses penentuan harga. Cakupan analisis teori harga meliputi proses pembentukan harga, aspek yang memengaruhi perubahan permintaan dan penawaran, korelasi antara harga permintaan dan penawaran, bentuk pasar, konsep elastisitas permintaan dan penawaran. 2. Teori ProduksiTeori produksi berfungsi untuk mempelajari proses ekonomi pada tahap mengubah faktor produksi menjadi barang. Hasil analisinya bisa digunakan sebagai referensi dalam mengkaji biaya produksi serta tingkat produksinya. Cakupan analisis dan pokok bahasan teori produksi adalah segala yang berkaitan dengan biaya produksi barang dan jasa, tingkat produksi paling profitable bagi produsen, dan kombinasi faktor produksi yang harus dipilih untuk mendapatkan keuntungan tertentu. 3. Teori DistribusiTeori distribusi berguna untuk mengkaji permasalahan mikroekonomi yang berkaitan dengan upah tenaga kerja, bunga pemilik modal, serta laba yang diperoleh Ekonomi Mikro dan Makro Mengutip penjelasan Sonny Harry B. Harmadi dalam Modul Konsep Dasar Ilmu Ekonomi terbitan UT, perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro terletak pada inti bahasannya. Pembahasan dalam ekonomi mikro berfokus di lingkup perspektif individu pada tingkat konsumen. Dengan pendekatan bottom up, studi ekonomi mikro berfokus pada elemen dasar, termasuk unsur yang memengaruhi keputusan seseorang serta dampaknya terhadap pasar secara umum. Sedangkan studi ekonomi makro memiliki cakupan pembahasan lebih luas. Studi ekonomi makro menggunakan strategi top down dengan berupaya memahami perubahan dalam siklus ekonomi suatu negara serta kaitannya dalam perumusan kebijakan. Sebagai contoh, kajian terhadap kenaikan harga BBM akibat pemotongan nilai subsidi pemerintah. Perubahan harga BBM bisa dipastikan selalu mempengaruhi harga komoditas lainnya. Karena BBM, termasuk dalam kategori komponen vital. Bahkan dari naiknya harga BBM sebuah perusahaan dapat melakukan efisiensi karyawannya demi menjaga stabilitas biaya produksi. Mempelajari keputusan satu perusahaan dalam merespons kenaikan harga BBM inilah yang masuk dalam studi ekonomi mikro. Jika ingin lebih memahami dalam sudut pandang ekonomi makro, maka cakupan kajiannya adalah keputusan seluruh perusahaan. Sekalipun punya cara pandang masing-masing, kedua bidang studi itu tidak berdiri sendiri-sendiri. Ekonomi mikro dan ekonomi makro berada pada posisi "saling bekerja sama" untuk menemukan solusi membentuk sistem perekonomian yang efisien dan efektif. - Sosial Budaya Kontributor Farizqa Ayuluqyana PutriPenulis Farizqa Ayuluqyana PutriEditor Addi M IdhomDalamekonomi mikro: fokus tujuan analisis berpusat pada cara mengalokasikan sumber daya yang dimiliki supaya bisa meraih kombinasi yang tepat, pengeluaran serendah-rendahnya serta pendapatan setinggi-tingginya. Ekonomi mikro merupakan salah satu teori dalam dunia perekonomian selain teori ekonomi makro. Sesuai dengan namanya mikro, yang artinya kecil maka dengan demikian ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang membhasa tentang ekonomi dalam ruang lingkup kecil, misalnya perusahaan, rumah tangga, dan lainnya. Teori ekonomi mikro adalah teori yang mempelajari perilaku dari konsumen dan perusahaan serta menentukan harga-harga pasar dan kuantitas dari beberapa faktor, diantaranya faktor input, barang, dan jasa yang diperjual belikan. Pembahasan dari ekonomi mikro meliputi pemanfaatan terhadap sumber daya ekonomi bagi kehidupan masyarakat dan perilaku serta tingkah laku yang ditunjukkan oleh produsen dan konsumen dalam berinteraksi dalam pasar. Ruang lingkup dari ekonomi mikro hanya terbatas pada kegiatan ekonomi yang sempit dan khusus. Baca juga Fungsi ilmu ekonomiSelain itu ekonomi mikro juga mempelajari bagaimana sutu perilaku atau aktivitas dari berbagai pihak yang termasuk ke dalam ekonoimi mikro bisa mempengruhi permintaan dan penawaran atas sutu produk baik brng maupun jasa yang akan menentukan harga dan bagaimana harga tersebut akan menentukan jumlah permintaan dan penawaran selanjutnya. Baca juga Cabang-cabang ilmu ekonomiKomponen Ekonomi MikroInteraksi yang terjadi dalam pasar barangKomponen pertama yang menjadi pembahasan dari ekonomi mikro adalah kegiatan atau aktivitas yang terjadi dalam pasar barang. Pada dasarnya dari sudut pandang ekonomi mikro, perekonomian sebenarnya tersusun dari gabungan dari berbagai jenis pasar termasuk pasar barang. Dengan begitu corak perekonomian bisa diketahui dengan memperhatikan corak operasi yang dilakukan oleh pasar yang terlihat dari pasar barang adalah kegiatan tawar menawar antara penjual produsen dan pembeli konsumen di pasar. Aktivitas ini secara tidak sadar bisa membentuk suatu harga yang telah disepakati oleh dua pihak yang bersangkutan, kesepakatan harga yang terjadi inilah yang bisa menghasilkan sebuah harga keseimbangan dalam pasar. Dengan adanya teori ekonomi mikro ini kita bisa mengetahui dan menganalisis permasalahan yang ada di dalam interaksi pasar terkait pasar manfaat pasar modal bagi emitenfungsi pasar modal dalam perekonomianhubungan pasar uang dan pasar modalTingkah laku pelaku ekonomi penjual dan pembeliKomponen yang tak kalah pentingnya adalah perilaku atau tindakan dari penjual dan pembeli. Tingkah laku penjual dan pembeli dalam pasar merupakan salah satu komponen yang menjadi fokus kajian dari ekonomi mikro. Segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh produsen dan konsumen pasti didasari dengan sebuah tujuan yang ingin dicapai. Pada ekonomi mikroperilaku konsumen yang menjadi pembahasan adalah bagaimana konsumen bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan pendapatan yang terbatas. Sedangkan pada produsen, tingkah laku yang menjadi fokus kajian adalah bagaimana mereka bisa memperoleh keuntungan sebesar-besarnya. Ada beberapa asumsi yang bisa digunakan untuk menganalisis perilaku dari produsen dan konsumen yang ada, antara lain Produsen dan konsumen melakukan aktivitas perekonomian secara rasional dan produsen dan konsumen dalam pasar dilandasi dengan tujuan-tujuan yang ingin berusaha untuk mendapatkan kepuasan maksimal, begitu juga dengan produsen yang menginginkan keuntungan dalam pasaran faktorTidak hanya pasar barang yang dibahas dalam ekonomi mikro, namun juga pasar pasar faktor produksi. Yang menjadi fokus kajian adalah interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli di dalamnya. Pasar- pasar faktor menjadi fokus kajian dalam ekonomi mikro karena pasar ini menyediakan faktor-faktor produksi yang dibutuhkan oleh produsen rumah tangga yang bisa digunakan untuk menjalankan kegiatan produksi. Faktor produksi tersebut meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal serta kewirausahaan. Faktor-faktor yang disebutkan tersebut disediakan oleh rumah tangga konsumen. Rumah tangga konsumen akan mendapat balas jasa dari perannanya menyediakan faktor tersebut, yaitu konsumen akan mendapatkan apa yang mereka mau. Dalam pasar faktor produksi ini juga akan terbentuk harga keseimbangan yang terjadi akibat aktivitas tawar menawar antara produsen dan Ekonomi MikroPada dasarnya ekonomi mikro adalah suatu sistem kesatuan yang mempelajari kegiatan-kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh individu, baik individu itu menjadi konsumen, produsen maupun pemiliki produksi. Analisis ekonomi mikro sendiri terbagi menjadi tiga, antara lain Teori hargaTeori ini bertugas untuk melihat terjadinya interaksi antara penawaran dan permintaan atas suatu produk baik barang maupun jasa dalam suatu pasar. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya interaksi ini, yaitu struktur pasar, elastisitas penawaran, serta permintaan dan lain sebagainya. Pada intinya teori harga ini membahas tentang Proses terbentuknya harga dipengaruhi oleh dua aspek penting yaitu terjadinya penawaran dan permintaan terhadap suatu produk baik barang maupun jasa dalam suatu – faktor yang mempengaruhi terjadinya suatu perubahan terhadap penawaran dan yang terjadi antara harga suatu permintaan dan penawaran yang pasar yang adaMenganalisis konsep dari elastisitas suatu permintaan dan elastisitas suatu produksiTeori produksi ini bertugas untuk menganalisa berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan produksi serta tingkat produksi optimal yang bisa dilakukan produsen sehingga bisa mendapatkan tingkat laba yang maksimal. Ada beberapa poin yang menjadi pembahasan dari teori produksi ini, yaitu Permasalahan seputar biaya produksiTingkat produksi yang bisa menghasilkan keuntungan maksimum bagi antara beberapa faktor produksi yang ada dan harus dipilih oleh produsen dengan tujuan tercapainya keuntungan yang distribusiTeori ini membahas tentang tingkat upah gaji atau upah yang harus dibayarkan kepada tenaga kerja, tingkat bunga yang harus dibayarkan kepada pemilik modal atau pihak yang memberikan bantuan modal, serta tingkat kemakmuran yang berasal dari pengusaha. Pada intinya teori distribusi membahas tentang Beberapa faktor yang yang mempengaruhi tingkat upah atau gaji yang akan diperoleh oleh tenaga bunga atau besar bunga yang harus dibayarkan oleh pihak yang memiliki hak karena penggunaan keuntungan atau laba yang akan diperoleh oleh para Lingkup Ekonomi MikroSetiap kajian pasti memiliki ruang lingkup, hal ini dimaksudkan agar pembahasan tidak keluar dari konteks. Ruang lingkup kajian ekonomi mikro terpusat pada produsen dan konsumen. Produsen dan konsumen dalam dunia perekonomin merupakan individu-individu yang memiliki peranan penting di dalamnya. Pada dasarnya ekonomi mikro mengkaji tingkah laku penjual dan pembeli serta interaksi yang terjadi dalam pasar faktor produksi. Pada intinya ruang lingkup yang dimiliki oleh ekonomi mikro mencangkup beberapa hal di bawah ini, antara lain Permintaan, penawaran dan terbentuknya keseimbangan harga pasarDalam dunia ekonomi, permintaan dan penawaran merupakan dua hal yang berkaitan dan sangat penting. Permintaan dan penawaran merupakan gambaran yang menunjukkan tentang hubungan-hubungan yang terjadi dalam suatu pasar, yaitu interaksi seorang penjual dan pembeli atas suatu produk, baik barang maupun jasa. Permintaaan sendiri memiliki pengertian seebgai sejumlah produk baik barang atau jasa yang dibeli atau diminta atau dipesan oleh konsumen pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan penawaran adalah sejumlah produk baik barang atau jasa yang dijual atau ditawarkan oleh produsen dalam waktu dan tempat penawaran dan permintaan ini bisa digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas produk yang terjual di dalam pasar. Model ini menjadi aspek penting dalam melakukan analisis ekonomi mikro terutama terhadap perilaku antara pembeli dan penjual serta interaksi yang terjadi diantara keduanya. Selain itu model ini juga bisa digunakan sebagai titik balik bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya. Model ini juga memperkirakan bahwa dalam suatu pasr yang kompetitif harga berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas antara permintaan dari konsumen dan pnawaran yang dilakukan oleh produsen. Model ini juga memungkinkan terjadinya sebuah perubahan pad sebuah keseimbangan yang disebabkan oleh beberapa faktor yang kemudian data tersebut ditampilkan melalui kurva pergeseran permintaan dan terkait penawaran dan permintaan Hukum permintaan dan penawaranElastisitas dari permintaan dan elastisitas dari penawaranDalam sebuah permintaan dan penawaran pasti akan ada yang namanya elastisitas. Elastisitas permintaan adalah sebuah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah suatu produk baik barang ataupun jasa yang diminta, selain itu bisa juga dibilang suatu tingkat kepekaan dari perubahan jumlah produk barang/jasa yang diminta terhadap perubahan harga suatu produk barang/jasa. Sedangkan elastisitas penawaran adalah sebuah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah produk barang/jasa yang ditawarkan atau bisa dibilang sebagai sutu tingkat kepekaan perubahan jumlah produk yang ditawarkan terhadap perubahan harga produk tentang perilaku konsumenPerilaku konsumen dalam pembahasan ini difokuskan pada perilaku mereka ketika melakukan sebuah permintaan. Permintaan yang dilakukan oleh konsumen dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya PendapatanSeleraHarga produkPerilaku konsumen ini didasarkan atas teori perilaku konsumen yang mampu menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang mereka dapat bisa mencukupi dan memenuhi kebutuhannya sesuai dengan dari produksi, biaya yang dibutuhkan oleh kegiatan produksi, penerimaan produsen dan tentang produksi pasti kita akan menemui tentang hal yang paling penting yaitu biaya produksi. Biaya produksi adalah semua pengeluaran ekonomis yang harus dipersiapkan kemudian dikeluarkan untuk melakukan sebuah proses pembuatan atau penyediaan produksi dikeluarkan karena untuk mengetahui faktor-faktor produksi tyang akan dihasilkan dan hasilnya juga baik. biy produksi meliputi beberapa unsur diantaranya biaya bahan baku dan pelengkap, pajak, upah tenaga kerja, modal atau uang sewa dan lain persaingan sempurnaPasar persaingan sempurna adalah suatu pasar yang dimana produk yang ditawarkan atau dijual sejenis dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak. Contohnya adalah pasar yang menjual beras, gandum, roti, kentang dan lain sebagainya. Pasar persaingan sempurna memiliki beberapa ciri-ciri antara lainJumlah pembeli dan penjual dengan jumlah besarProduk yang dijual bersifat homogen atau bersifat sebagai pengambil atau penentu hargaKeuntungan besar kemungkinan kecilSensitif terhadap perubahanharga suatu monopoliPasar monopoli adalah pasar yang terbentuk apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada suatu pasar dikuasai oleh seseorang penjual atau sekelompok penjual tertentu. Selain itu pasar monopoli bisa dibilang pasar yang hanya memiliki satu kekuatan yang menguasai pasar sehingga jarang keadilan yang bisa ditemui. Dan produk yang ada didalamnya tidak ada barang penggantinya. Pasar monopoli memiliki beberapa ciri, diantaranya Hanya ada satu penjual atau produsen sebagai pengambil keputusan dalam hal harga yang bisa disebut dengan monopoli pasar.Penjual yang tidak memiliki kuasa tidak bisa atau tidak mampu menyaingi baru tidak bisa masuk atau berpartisipasi karena adanya hambatan yang berasal dari undang-undang atau karena kemajuan teknologiJenis produk yang diperjualbelikan hanya satu jenis atau semacamPemerintah tidak ikut campur tangan dalam menentukan harga pasarMerupakan salah satu jenis industri suatu perusahaanTidak adanya produk pengganti yang mirip atau serupaKemungkinan masuk ke dalam industri bagi orang baru kecilMenjadi penentu yang bisa mempengaruhi hargaIklan dan promosi tidak begitu oligopoliPasar oligopoli merupakan suatu bentuk pasar yang dimana terdapat beberapa penjual untuk satu barang yang sama. Sehingga akan terjadi saling mempengaruhi antar penjual dalam hal harga suatu produk. Contoh pasar oligopoli anatara lain pasar semen, perusahaan rokok, perusahaan mobil, dan lain sebagainya. Ciri-ciri pasar oligopoli antara lain Penjual dalam jumlah kecilProduk-produk yang tersedia berstandarPeran iklan sangat persaingan monopolistikPasar monopolistik adalah salah satu pasar yang dimana terdapat berbagai produsen yang memproduksi ataupun menghasilkan sebuah produk yang serupa namun memiliki beberapa perbedaan dalam beberapa aspek. Dalam pasar monopolistik ini uang tidak selamanya mendongkrak semangat semua orang untuk beupaya kuat untuk menciptakan sebuah trobosan baru dalam produk yang dibuatnya. Adapun ciri-ciri dari pasar monopolistik diantaranya terdapat berbagai macam produsen, memiliki diferensiasi suatu produk, pengaruh terhadap warga, .produsen memiliki wewanang, pemasaran dan promosi terus terhadap inputBerbicara tentang permintaan input tentunya tidak terlepas dari yang namanya output. Permintaan input terjadi setelah adanya permintaan akan output. Untuk itulah permintaan input itu sering disebut dengan permintaan turunan. Konsep sederhana tentang permintaan turunan ini bisa digambarkan seperti jika permintaan konsumen naiuk, maka otomatis permintaan akan sumber daya alam akan naik dari harga dan distribusi atas pendapatan Mekanisme harga merupakan sebuah fenomena yang sering terjadi karena harga yang ada di pasaran itu fleksibel, jadi harga bisa berubah kapanpun jika memang situasi kondisinya menyuruh seperti itu. Selain itu distribusi pendapatan juga harus diperhatikan karena jika tidak amaka kaum miskin akan semakin miskin dan yang kaya semakin Ekonomi MikroTeori ekonomi mikro bisa diterapkan dalam beberapa cabang ilmu yang dimiliki oleh bidang ekonomi. Konsep yang dimiliki oleh teori ekonomi mikro inilah yang menyebabkan semua statemen atau asumsinya bisa dipakai secara efektif untuk menyelesaikan sebuah permaslahan yang ditemui. Penerapan tersebut diantaranya pada Hukum dan ekonomiDalam dunia hukum dan ekonomi prinsip ekonomi yang dimiliki oleh ekonomi mikro diterapkan untuk memilih dan menetapkan serta menguatkan dirinya terhadap rezim rezim legal dn efesiensi relatif yang perburuhanBerbicara tentang buruh pasti tidak terlepas dengan dunia ketenagakerjaan, para buruh lah yang menjadi pekerj di setiap bidang produksi. Untuk itulah ekonomi perburuhan menggunakan konsep yang dimiliki oleh ekonomi mikro untuk membantunya dalam memecahkan permasalahan yang ada. Dalam ekonomi perburuhan ini yang menjadi fokus kajiannya adalah mempelajari tentang upah, kepegawaian dan dinamika pasar buruh. Dengan bantuan ekoniomi mikro maka ekonomi perburuhan akan terbantu dalam menetapkan kebijakannya terhadap publik ekonomi publikDalam finansial publik atau ekonomi publik yang menjadi fokus kajian adalah memepelajari dan menganalisis tentang rancangan dari pajak yang diteteapkan oleh pemerintah, selain kebijakan pajak ekonomi publik juga membahas tentang kebijakan pengeluaran dan efek ekonomi dari penerapan kebijkan tersebut. Salah satu contohnya adalah program asuransi sosial. Dalam kerjanya ini ekonomi publik menggunakan konsep yang diusung oleh ekonomi mikro, terutama yang berhubungan dengan kepuasan dari konsumen atau kesehatanSesuai dengan namanya ekonomi kesehatan berkaitan dengan kesehatan pula. Fokus kajian ekonomi kesehatan adalah mempelajari dan membahas tentang sistem kesehatan, termasuk juga peran dari pegawai kesehatan serta program yang berkaitan dengan asuransi kesehatan. Hal ini tentunya membutuhkan peran dari teori ekonomi mikro, dengan konsep yang diberikannya ekonomi kesehatan bis terbantu dalam kelancaran ekonomiTeori ekonomi mikro juga bisa diterapkan dalam politik ekonomi yang bertugas untuk mempelajari dan membahas tentang peranan dari institusi politik dalam menentukan keluarnya dan diterpkannya sebuah kebijakan kependudukanEkonomi kependudukan merupakan salah satu cabang ilmu dari ilmu ekonomi yang mempelajari tentang masalah-masalah yang dihadapi atau bisa dibilang sebuah tantangan yang dihadapi oleh masyarakat terutama di perkotaan. Masalh-masalah yang umum dihadapi adalah perkotaan antara lain polusi yang terjadi baik pencemaran air, udara atau suara, kepadatan lalu lintas, kemiskinan, dan ketidakadilan yang digambarkan dalam geografi dan sosisologi. Untuk menjalankan tugasnya ekonomi kependudukan memebutuhkan bantuan dari teori ekonomi mikro, yang menjelaskan tentang ekonomiPerlu anda ketahui bahwa finansial ekonomi merupakan salah satu subjek yang bergerak dalam mempelajari berbagai topik diantaranya struktur dari sebuah portofolio yang maksimal, rasio yang berasal dari pengembalian modal, analisa ekonometri dari suatu keamann pengembalian dan kebiasaan dari finansial korporat. Tugas inilah yang membuat finansial ekonomi membutuhkan teori ekonomi mikro untuk mmeberikan referensi harus bagaimana mengerjakan kewajibannya dengan ekonomiSemua hal yang ada di duni ini pasti pernah mengalami sebuah perubahan, begitu juga dengan ekonomi. Dalam bidang sejarah ekonomi ada beberapa hal yang dikaji dan dipelajari yaitu evolusi yang terjadi dari ekonomi dan isntitusi ekonomi yang ada, dengan mengkombinasikannya dengan menggunakan metode dan teknik dari bidang ekonomi, sejarah, geografi, sosiologi, psikologi serta politik. Dalam mempelajari evolusi ini dibutuhkan konsep dari teori ekonomi mikro yang mampu memberikan gambaran tentang cara yang efektif untuk memehami peristiwa yang terjadi selama evolusi beberapa informasi seputar teori ekonomi mikro, dimana teori ini memfokuskan kajiannya pada seluk beluk tentang perekonomian dalam skala yang kecil, contohnya keluarga rumah tangga, perusahaan dan lainnya. Kehadiran ekonomi mikro sangatlah dibutuhkan meskipun hanya dalam ruang lingkup yang sempit namun inilah penentu keberhasilan suatu usaha ekonomi, karena semua mulai dari yang kecil baru besar, jika yang kecil sudah benar dan membentuk pondasi yang kuat maka masalah yang besar akan mudah untuk dipecahkan dan menciptakn terobosan baru dengan tujuan memberi dampak yang menyeluruh di masyarakat. Pada dasarnya teori ekonomi mikro selalu bersanding teori ekonomi terkait ekonomi mikro Peran ekonomi mikro bagi suatu perusahaan
Linguistikmikro dipahami sebagai linguistik yang sifat telaahnya lebih sempit. Artinya, bersifat internal, hanya melihat bahasa sebagai bahasa. Linguistik makro bersifat luas, sifat telaahnya ekternal. Linguistik mengkaji kegiatan bahasa pada bidang-bidang lain, misalnya ekonomi dan sejarah. Bahasa digunakan sebagai alat untuk melihat bahasa
Ekonomimikro merupakan suatu kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan individu seseorang. Lingkup ekonomi mikro ini hanya berkaitan dengan konsumen dan produsen. Pokok bahasan dari ekonomi mikro adalah interaksi antara arti konsumen dan produsen. Permasalahan yang ada dalam ekonomi mikro berkaitan dengan tabungan, harga, dan pendapatan individu..