Stefani Wijaya / CAR Rabu, 20 Oktober 2021 1914 WIB Ilustrasi panorama sunset atau matahari terbenam. Antara / Syifa Yulinnas Jakarta, – Pantai Mutiara menjadi salah satu tempat menikmati sunset atau matahari terbenam di Jakarta Utara Jakut. Lokasinya berada di wilayah perumahan elite, Jalan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakut. Berdasarkan pantauan pada Rabu, 20/10/2021, pukul WIB terlihat beberapa orang sedang berada di tepi pantai untuk sekadar melihat panorama air laut yang indah maupun memotret. “Pantai Mutiara dengan panorama yang indah dan wisata air seperti ski air dan pemandangan sunset indah membuat Pantai Mutiara dipertimbangkan menjadi destinasi pariwisata baru di Jakarta,” ujar Ibnu, salah seorang pengunjung Pantai Mutiara. Selain itu, Pantai Mutiara cocok dijadikan sebagai wisata bersama keluarga, karena banyak restoran yang menyajikan pemandangan indah. “Pantai mutiara asyik buat menghabiskan waktu sama keluarga,” ujar salah seorang pengunjung lainnya. Meskipun Pantai Mutiara berada di kawasan perumahan elite, tetapi kawasan tersebut terbuka untuk umum. Sumber Saksikan live streaming program-program BTV di sini BERITA TERKAIT Kebakaran Pademangan, Belasan Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar MEGAPOLITAN Diduga Tak Diberi Jalan, Sopir Ambulans Aniaya Sopir Truk di Jakarta Utara MEGAPOLITAN Truk Boks Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono, Lalin ke Tanjung Priok Sempat Macet MEGAPOLITAN Tolak Pembongkaran, Pemilik dan Pekerja Ruko di Pluit Gelar Tabur Bunga MEGAPOLITAN Kronologi Penemuan Mayat Wanita dalam Karung di Kolong Tol Cibitung-Cilincing MEGAPOLITAN Razia di Apartemen di Jakarta Utara, Imigrasi Amankan 35 WNA Ilegal dari Afrika MEGAPOLITAN BERITA TERKINI Soal Marketplace Guru, FSGI Minta Pemerintah Benahi Regulasi NASIONAL 13 menit yang lalu 1051323 Debut Ciamik Rafael Struick Menuai Pujian Netizen SPORT 18 menit yang lalu 1051330 Hari Ini Sidang Lanjutan Kasus Penganiayaan David Ozora oleh Mario Dandy di PN Jaksel NASIONAL 31 menit yang lalu 1051329 Kepala BNPT Temui Menteri PANRB Bahas Penguatan Kelembagaan NASIONAL 32 menit yang lalu 1051328 WNA AS yang Tersesat di Gunung Agung Berhasil Ditemukan NUSANTARA 50 menit yang lalu 1051318 Bungkam Belanda, Kroasia ke Final UEFA Nations League SPORT 51 menit yang lalu 1051327 Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Verbal Sugeng Suparwoto, Orang Tua Korban Berikan Keterangan NASIONAL 53 menit yang lalu 1051326 Jadwal Indonesia Open Kamis 15 Juni, Duel Pramudya/Yeremia vs Ahsan/Hendra SPORT 54 menit yang lalu 1051325 Adukan Dugaan Pelecehan Verbal, Pelapor Sugeng Suparwoto Bantah Ada Unsur Politik BERSATU KAWAL PEMILU 59 menit yang lalu 1051324 Wall Street Ditutup Beragam Imbas The Fed Beri Sinyal Kenaikkan Suku Bunga EKONOMI 1 jam yang lalu 1051322
KepalaPolisi Resor Jakarta Utara, Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona, menginformasikan banjir itu bukan karena tanggul jebol. Tak ada rumah terendam.
– Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Jatim dikenal memiliki sederet pantai yang indah, salah satunya adalah Pantai Mutiara. Meski tergolong baru, pantai yang berada di Dusun Karanggongso, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo Trenggalek ini berhasil menarik minat para wisatawan untuk lokasi Pantai Mutiara bersebelahan dengan pantai yang sudah lebih dulu dikenal para wisatawan, yaitu Pantai Prigi, Pantai Pasir Putih, Pantai Simbaronce. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kadisparbud Trenggalek Sunyoto mengatakan, Pantai Mutiara masih berada satu kawasan dengan Pantai Prigi, Karanggongso, dan Pasir Putih. “Ombak di Pasir Putih, Pantai Karanggongso, dan Pantai Mutiara ini lebih tenang. Tidak menunjukkan ombak besar khas pantai selatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa 23/8/2022. Baca juga 10 Pantai Lampung yang Wajib Dikunjungi, Bisa Lihat Lumba-lumba Hingga Surfing Pantai Mutiara memiliki air laut dan ombak yang tenang. Berbeda dengan kebanyakan pantai di wilayah pesisir yang identik dengan ombak besar. Sunyoto menjelaskan, sesuai dengan namanya, Pantai Mutiara memiliki panorama alam yang menakjubkan dengan pasir putih lembut bagaikan mutiara. Selain menyuguhkan keindahan alam, pengunjung juga bisa menikmati berbagai aktivitas seru, mulai dari banana boat, rumah apung, hingga keliling dengan perahu nelayan. Dengan ombak yang tenang, Pantai Mutiara juga sangat cocok untuk bermain kano, paddle board, maupun sekedar bermain air di tepian. Baca juga Syarat Naik Kano Gratis di Kali Sipon Tangerang, Siap Antre Tempat ternyaman melepas penat Salah satu pengunjung Pantai Mutiara, Herma Dianasari mengaku bahwa pemandangan Pantai Mutiara tidak kalah dari pantai-pantai lain di Trenggalek. “Pantainya bagus, bersih tidak ada polusi. Bebatuannya juga indah,” ucapnya. Selain menawarkan keindahan, lanjut dia, Pantai Mutiara juga membuat pengunjung betah duduk berlama-lama. Pengunjung bisa melepas penat dengan duduk bersantai di bawah pepohonan yang rindang. Aktivitas ini akan sangat ideal bagi para pekerja yang ingin melepas stres setelah bekerja seharian. “Rasa lelah seketika hilang, lupa kalau habis kerja begitu melihat keindahan Pantai Mutiara,” imbuh Herma. Baca juga Pantai Surumanis di Kebumen, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute Puas bermain air, pengunjung pun bisa menikmati berbagai hidangan masakan laut di kawasan Pantai Mutiara dengan harga terjangkau. Meski tergolong murah, aneka masakan olahan hasil laut tersebut dijamin memanjakan lidah pengunjung. “Kami sempat menikmati menu olahan tuna bakar. Murah dan enak. Satu ekor ikan tuna bisa berempat. Soalnya ikannya besar,” ujar Herma. Dengan potensi tersebut, pemerintah daerah pemda setempat pun terus melakukan perbaikan infrastruktur menuju lokasi wisata pantai agar semakin mudah dijangkau oleh berbagai jenis kendaraan. Baca juga 9 Tempat Wisata di Bangka Tengah, Main ke Pantai dan Hutan Mangrove Untuk menuju ke Pantai Mutiara, pengunjung setidaknya membutuhkan waktu sekitar satu jam dari pusat Kota Trenggalek. Perlu diketahui, setiap libur panjang maupun akhir pekan, kawasan pantai yang ada di Kabupaten Trenggalek banyak dikunjungi warga lokal hingga luar kota. Apabila tidak terlalu suka keramaian, Anda bisa membuat agenda liburan di luar akhir pekan atau liburan panjang. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.InBulungan, Infobel has listed 6 registered companies. These companies have an estimated turnover of Rp 263.811 billions and employ a number of employees estimated at 118.The company best placed in Bulungan in our national ranking is in position #338 in terms of turnover.More info about Mutiara Mallimpo Haji Dan UmrohL'opération de rapatriement des 113 touristes québécois coincés dans un hôtel d'Haïti depuis plusieurs jours en raison des manifestations et des violences a été un succès. Les évacués sont de retour au Québec. L'avion qui transportait les touristes québécois a atterri à 21 h 20 à l'aéroport Montréal-Trudeau. L'appareil avait décollé de Port-au-Prince à 16 h 20. Une fois les douanes franchies, les touristes rapatriés ont dit ressentir un soulagement d’être rentré à la maison, mais éprouver en même temps un sentiment de compassion pour le peuple haïtien. Quand le pays se stabilisera, moi… Je n’ai rien à dire contre Haïti. Je veux dire, c’est un beau voyage quand même », a dit une Québécoise rencontrée à l’aéroport. Le gens capotaient parce que certains manquaient de médicaments, certains devaient retourner au travail. Sinon, à l’hôtel, on était sécuritaire », a affirmé une autre touriste. Un Haïtien vivant désormais au Québec était à bord du vol en partance de Port-au-Prince. Il ne faisait pas partie du groupe des 113 touristes coincés à l’hôtel Royal Decameron. C’était extrêmement difficile. C’est tout ce que je peux dire. C’était extrêmement difficile », a-t-il déclaré à son arrivée dans la métropole. L’homme a été marqué par la crise qui secoue son pays d’origine. Il a décrit à Radio-Canada son séjour en Haïti. J’entends les tirs partout, les affrontements entre les manifestants et la police. Je ne vois pas, mais à la télé, j’ai entendu qu’il y a des gens qui sont morts, j’ai entendu qu’il y a des gens blessés. Moi personnellement, je n’ai pas été voir exactement. Mais j’ai entendu », a-t-il témoigné. Ce qui devait être un simple voyage pour aller voir sa famille a tourné en une expérience assez éprouvante. J’ai ma maman qui habite là -bas jusqu’à présent. J’ai ma sœur. Juste pour visiter. Mais je n’ai pas pensé que ça allait être comme cela. Ce n’était pas prévu pour moi. Si j’avais su, je ne serais pas allé là -bas. Je vous dis ça honnêtement », a-t-il confié. Après plusieurs jours d’incertitude, Air Transat a finalement opté pour l’évacuation en hélicoptère des deux groupes de touristes confinés dans l’hôtel Royal Decameron. Ottawa et les autorités locales ont collaboré à la mise en place de ce plan d'évacuation. Suivez en direct nos envoyés spéciaux en Haïti Laurence Martin et Philippe Leblanc Une opération bien coordonnée L’opération pour secourir les touristes québécois a débuté vers 9 h samedi. Quatre hélicoptères ont été mobilisés pour les évacuer de façon sécuritaire jusqu'à l'aéroport Toussaint-Louverture de Port-au-Prince. Pendant trois heures, les hélicoptères ont transportés par petits groupes la centaine de touristes québécois qui devaient initialement partir mercredi. C’est très sécuritaire et bien coordonné », affirmait tôt samedi matin Normand Rosa, un des 113 touristes qui ont été évacués. Les premiers touristes arrivés à l'aéroport en hélicoptère dans la matinée ont témoigné d'une bonne organisation. On était en très bonne compagnie. Nous avons eu un très bon service toute cette période-là », a relaté Jean-Jacques Moreau, un des touristes héliportés, au sujet de son séjour. Les 113 évacués ont été rassemblés en début d'après-midi dans un terminal en attente de leur vol de retour au Canada. Interrogée par Radio-Canada, la touriste Geneviève Robert est notamment revenue sur sa décision de voyager vers Haïti malgré l’instabilité qui règne dans le pays. J'étais au courant en réservant mon forfait, reconnaît-elle. J'avais fait des réservations en septembre et à cette période, c'était relativement tranquille. À partir de décembre, j'ai commencé à communiquer avec Air Transat. [...] Jusqu’à la veille de mon départ, le vol était toujours prévu. Je faisais un peu confiance à Air Transat. Mais c'est une manifestation de 24 heures qui dure depuis neuf jours... Personne ne pouvait vraiment le savoir », explique-t-elle. L'un des groupes auquel appartenait Mme Robert devait quitter Haïti en avion dimanche dernier, l'autre, mercredi, mais la situation chaotique dans les rues du pays et les nombreuses routes barricadées les ont empêchés de se rendre à l'aéroport par voie terrestre. Questionné par Radio-Canada, un touriste a expliqué avoir planifié son voyage à l'automne. Il a alors acheté ses billets et il a été pris de court par les récents événements. Un autre touriste a partagé son insatisfaction et a mis une croix définitive sur Haïti comme destination de vacances. À l’hôtel, tout était parfait. On ne peut pas demander mieux. C’est un très bel endroit. Mais, on n’a pas pu rien visiter. On n’a même pas pu sortir de l’hôtel. Alors, plus jamais [Haïti] », a-t-il affirmé. D'autres évacuations Le premier ministre Justin Trudeau a, quant à lui, déclaré qu'Ottawa et son corps diplomatique mettaient tout en œuvre pour aider les Canadiens à rentrer chez eux. Vingt-quatre Canadiens du sud de l’Alberta travaillant pour le projet caritatif Haïti Arise ont, eux aussi, été évacués samedi matin. Confinés depuis plusieurs jours dans leur mission, située à Grand-Goâve, à une soixantaine de kilomètres de Port-au-Prince, les missionnaires albertains ont été héliportés vers l’aéroport. Un premier groupe est arrivé sans encombre à Miami dans le courant de la matinée, selon un tweet partagé vers 13 h sur la page de l’organisme. À ce moment, les autres participants au projet Haïti Arise attendaient les prochains vols au départ de Port-au-Prince. La ministre fédérale du Développement international, Marie-Claude Bibeau, a indiqué samedi matin qu'Ottawa avait gardé sous silence les informations concernant le plan d'évacuation pour des raisons de sécurité. Quand on travaille sur des plans d'évacuation de Canadiens dans un pays en conflit, on informe les premiers ministres des provinces concernés par courtoisie. Mais il faut être très prudent quand on partage des informations, car cela pourrait compromettre leur [les ressortissants] sécurité. Au niveau du gouvernement du Canada, on se fait plus discret », a-t-elle dit. Des Canadiens toujours en Haïti Il y a d’autres Canadiens en Haïti qui attendent toujours de pouvoir rentrer au pays. Un groupe d’infirmières canadiennes, qui se sont rendues là -bas pour une mission humanitaire, sont coincées dans une localité située à environ une heure de route de Port-au-Prince. L’accès à l’aéroport reste compromis, ce qui complique les déplacements terrestres. Ces infirmières ont lancé une campagne de socio-financement pour pouvoir se louer un hélicoptère et être capables de se rendre à l’aéroport de la capitale, afin d’embarquer sur un vol d’Air Canada lundi à destination du Canada. Un groupe de 26 élèves et leurs accompagnateurs des écoles Le Boisé et Le Tandem, de Victoriaville, qui sont en Haïti depuis le 6 février, se trouvent toujours dans le pays. La ministre Marie-Claude Bibeau a spécifié qu'ils se trouvent dans une région calme et que des mesures seront mises en place lors de leur déplacement. Le gouvernement fédéral a demandé aux Canadiens, samedi, de ne pas se rendre en Haïti. Éviter tout voyage en Haïti en raison des troubles civils qui sévissent à travers le pays. La situation en matière de sécurité pourrait se détériorer rapidement », a-t-il indiqué sur le site d’Affaires mondiales Canada. Le vice-président ressources humaines et affaires publiques de Transat, Christophe Hennebelle, a fait le point sur l’offre de service du transporteur à destination d'Haïti. Aujourd’hui, nous maintenons les vols d’abord pour permettre aux gens qui sont en Haïti de revenir au Canada, puis également aux Haïtiens qui souhaiteraient se rendre en Haïti de pouvoir le faire. Par contre, nous avons suspendu tous les forfaits, tous les tout-inclus. On n’en vend plus depuis un certain nombre de jours », a-t-il dit. Solidarité avec le peuple haïtien Agrandir l’image Nouvelle fenêtreLe Comité d’action des personnes sans statut a organisé une manifestation samedi devant le consulat général d’Haïti à Montréal. Photo Radio-Canada Une manifestation regroupant des dizaines de personnes, dont plusieurs issues de la diaspora haïtienne, s’est déroulée devant le consulat général d’Haïti, samedi, à Montréal. Les manifestants, qui ont lancé un appel à la démission du président Jovenel, ont démontré leur solidarité avec le peuple haïtien. Ils ont dénoncé la corruption et la pauvreté. Le Comité d’action des personnes sans statut souhaitait organiser ce rassemblement, parce qu’il a l’impression que la situation est près d’un point de bascule et qu'il s'inquiète des conséquences possibles. On sait qu’on vit présentement une situation extrêmement sulfureuse, dangereuse même, je dirais. Des manifestations qui sont là au moins depuis le mois de juillet. Il y a eu des hauts et des bas. Nous sommes rendus je pense au paroxysme de ce qui se fait dans les derniers temps, où une population qui est rendue à un trop-plein, où elle ne mange pas, où elle ne travaille pas. Il n’y a pas de programmes sociaux qui lui permettent de vivre », a déclaré Frantz André, porte-parole du comité. On craint justement un exode de ces jeunes qui viennent ici à nos portes au Canada et dans beaucoup de cas on les rejette dans une situation beaucoup plus dangereuse que quand ils ont quitté [leur pays] », a-t-il ajouté. Avec les informations de Jacaudrey Charbonneau À lire et à écouter Les touristes québécois coincés en Haïti seront rapatriés samedi Haïti entre le calme et la tempête Je ne démissionnerai pas » - Jovenel Moïse, président d'Haïti La manifestation, un mode d'expression durement gagné en Haïti balado Ça s'explique
Dia(H Robert) begitu peduli orang, terutama kaum miskin, anak yatim piatu. Dia tidak pernah memandang latar belakang orang. Dia tidak segan-segan melepas hartanya untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Meski dalam keadaan sulit, santunan baginya adalah keharusan. "Saya lihat dari beliau (H Robert) bukan berapa besar yang diberikan.
HomeBukuPertanianTanaman & KebunAtur jumlah dan catatanpembuatan taman di pantai mutiara blok U no 2 rumah haji RobertKondisi BaruMin. Pemesanan 1 BuahEtalase Semua Etalasemenerima pembuatan taman dan renovasi taman rumput,batu alam,kolam ikan,tebing,taman minimalis dll harga itu harga perawatan taman serve ke lokasi tidak di kenakan biaya sepeserpun informasi lebih lanjut hubungi kami di nomor hp 081219594022 Supriyadi bisa call/WA kepuasan konsumen untung besar bagi kami terimakasih Ada masalah dengan produk ini?ULASAN PEMBELI
Korbanyang bernama Zayyan Dhiandra (18 tahun) sebelumnya tenggelam pada Jumat (7/8).Disalin dari Site Gosowong PT Nusa Halmahera Minerals NHM mendapat kunjungan istimewa dari Komisaris Utama Komut Mining Industry Indonesia MIND ID Letnan Jenderal TNI Purn Doni Monardo, pada Jumat 15/7, pekan lalu. Dalam kunjungan itu, Doni banyak memberikan apresiasi kinerja PTNHM di bawah komando Haji Robert Nitiyudo Wachjo. Baginya, Haji Robert yang belum lama mengambil alih PTNHM, namun sudah mampu mengubah wajah NHM. Dijelaskan perubahan itu sangat terlihat dalam tranparansi pengelolaan CSR/PPM untuk kesejahteraan msyarakat lingkar tambang. “Banyak perubahan yang signifikan di PTNHM setelah dua tahun diambil alih Haji Robert di bawah bendera PT Indotan Halmahera Bangkit,” ujar Doni dalam kunjungan ke Site Gosowong didampingi Komisaris Independen Martuani Sormin dan Direktur SDM PT Antam Basar Simanjuntak, serta Dirut Indoensia Battery Corporation IBC Toto Nugroho Pranantyasto. “PTNHM kini tidak hanya memberikan kesejahteraan kepada karyawan, tetapi juga memberikan kesejahteraan kepada masyarakat lingkar tambang,” ujar Doni di hadapan Kepala Teknik Tambang KTT PTNHM Amirudin Hasyim dan para manager. Doni pun sempat menceritakan, selama dua setengah tahun menjadi Pangdam Patimura di Ambon, tiada hari di PTNHM selalu ada demo dari masyarakat, tetapi setelah diambil alih Haji Robert, hampir tidak ada.“Dulu ketika saya jadi Pangdam Maluku sering ada laporan demontrasi di NHM,” tegasnya. PTNHM di tangan Haji Robert yang mengusung konsep “manajemen hati’. Doni tak henti-hentinya memuji pengeloaan CSR PTNHM yang begitu transparan dan terutama manfaatnya dirasakan langsung oleh masyakat lingkar tambang. “Saya tahu persis kepedulian Haji Robert kepada karyawan dan masyarakat ketika terjadi badai Covid-19 pertengahan tahun 2020. Beliau H. Robert, red minta tolong kepada saya sebagai Ketua BNPB unuk mencarikan alat PCR dan obat-obatan untuk karyawan dan masyarakat yang terpapar Covid-19. Padahal pada waktu itu sangat sulit sekali,” ujar Doni. Untuk itu, mantan Pangdam Patimura ini minta kepada perusahaan tambang yang berada di bawah MIND ID bisa mencontohi Haji Robert dalam pengelolaan dana CSR/PPM secara transparan dan tepat guna. “Saya minta semua perusahaan di bawah MIND ID belajar ke Haji Robert dalam pengeloaan CSR. Semua perusahaan tambang di bawah MIND ID harus transparan dalam mengelola dana CSR. Masyarakat harus tahu peruntukan CSR. Buka ke publik ke mana saja dan untuk apa saja dana CSR. Pengelolaan dana CSR harus benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat,” pintanya. Diketahui, perusahaan tambang yang berada di bawah MIND ID, yaitu PT Antam Tbk, PT Timah Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Freeport Indonesia. Doni menambahkan, ke depan NHM wajib memikirkan langkah demi kesejahteraan yang berkelanjutan pasca tambang. “Mineral, baik itu emas, nikel, perak, dan tembaga suatu saat akan habis. Jangan sampai saat habis, tambang selesai rakyat tidak sejahtera, apalagi meninggalkan kerusakan lingkungan,” tegas mantan Kepala BNPB 2019-2021. Peraih Doktor Honoris Causa dari IPB itu menyarankan kepada NHM untuk membagikan secara gratis bibit pohon jabon/samama Anthocephulus marcophyllus atau tanaman keras lainnya kepada setiap kelompok masyarakat atau keluarga. “Satu pohon berusia tujuh tahun sudah bisa dipanen. Satu keluarga bisa mendapat penghasilan sekitar satu milyar rupiah kalau ada pohon asumsi harga perpohon satu juta rupiah. Off takarnya juga sudah ada yakni industri pabrik plywood milk PT Sampoerna,” ungkap Doni yang kini menjabat Ketua Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat PPAD. Dalam kunjungan di Gosowong, Doni juga meninjau langsung lokasi tempat pembuangan limbah tailing tambang. Mantan Pangdam Siliwangi Jawa Barat itu memuj pengelolaan limbah PTNHM yang bebas dari racun. “Buktihya hewan air saja bisa hidup, kalau dia mati berarti beracun. Logika sederhana aja kalau tidak ada suara kodok berati ini tempat pembuangan tailing ini beracun, tetapi buktinya kodok hidup disini,” puji mantan Kepala Satgas Covid-19. Pujian juga disampaikan Direktur Utama Indonesia Battery Coporation IBC Toto Nugroho Pranantyasto. Dia salut dengan pengelolaan pertambangan emas PTNHM. “Saya baru melihat pengelolaan perusahaan tambang seperti ini. Baru di NHM,” ujarnya. fir
PEMERINTAHProvinsi DKI Jakarta berencana hari ini memperbaiki tanggul yang jebol akibat banjir rob (air laut pasang) di kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, semalam. Selasa, 28 Jun 2022 WIB[vc_row][vc_column][vc_column_text]Conhecido como um dos destinos mais badalados e visitados do Brasil, Porto Seguro – BA Ă© ideal para que gosta de praia, mĂşsica e gastronomia. Um dos pedacinhos mais bonitos da cidade Ă© a Praia do Mutá, localizada a 12 km do aeroporto e do centro. De cima, este pedaço de paraĂso tem o formato de um abraço, sempre Ă espera de visitantes comprometidos com a preservação do patrimĂ´nio natural e com o prazer de curtir as belezas e encantos que o local proporciona. Com bons hotĂ©is, resorts e ainda com uma estrutura de barracas de praia, o paraĂso natural diferencia-se de outros destinos pelo clima de tranquilidade atĂ© de suas águas, que formam um efeito degradĂŞ com o azul do cĂ©u nos dias de verĂŁo. Tal calmaria no mar credencia a praia a ser um bom refĂşgio para banhistas de todas as idades, praticantes de caiaque e da vela e dos esportes náuticos. Os arrecifes de corais tambĂ©m sĂŁo atrações Ă parte na enseada do Mutá. Eles podem ser vistos pelo alto numa aula de pilotagem experimental de ultraleve feito a partir do Fly Clube que tem sua sede no coração da Ponta Grande do Mutá. A regiĂŁo conta com diversas opções de lazer e hospedagem para vocĂŞ curtir cada momento da viagem, como o La Torre. Com todo o conforto e sistema de all inclusive, o resort possui localização privilegiada na Praia do Mutá. A regiĂŁo tambĂ©m dispõe de muitos restaurantes especializados na culinária baiana e tambĂ©m italiana, como recĂ©m-inaugurado Gino Praia assinado pelo Chef Luigi Rotunno. O restaurante oferece uma experiĂŞncia gastronĂ´mica singular em um ambiente aconchegante e refinado. Para quem gosta de gastronomia, a regiĂŁo conta com hotĂ©is e resorts All Inclusive e diversos passeios de escuna para ver os arrecifes ou para observar as baleias, em alguns perĂodos do ano. Perto do Mutá há tambĂ©m a Reserva IndĂgena da Jaqueira e as trilhas feitas a pĂ© ou de quadriciclo. Por falar em All Inclusive, o La Torre Resort foi o primeiro resort da regiĂŁo a oferecer o pacote com tudo incluso e conta com acomodações para todas as exigĂŞncias. O resort Ă© muito procurado por famĂlias com crianças, casais e grupos de amigos pela localização e complexo de lazer e entretenimento. AlĂ©m de todos os benefĂcios, o La Torre Resort conta com um exclusivo Clube de Praia que fica no coração do paraĂso, com espreguiçadeiras, mesas, drinks e aperitivos preparados constantemente, dentro dos horários divulgados. E claro… tudo dentro do All Inclusive. Antonio Alberghini / MĂdia Mutá[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_single_image image=”2977″ img_size=”full”][/vc_column][/vc_row]
Lihatdetail, foto dan peta dari listing properti 13111193 - dijual - Pantai Mutiara Kavling Darat - Jalan Pantai Mutiara, Pantai Mutiara, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Rp 15 M. To comply with GDPR we will not store any personally identifiable information from you. Therefore we will serve sub-optimal experience where some features such as Login Konglomerat dari Pantai Mutiara Minggu, 25 Februari 2018 Johan Lensa memiliki kerajaan bisnis tambang dan properti di beberapa negara. Namanya tercatat di Panama Papers. . tempo 168679021865_ NAMANYA masuk daftar pengusaha Indonesia yang tercatat dalam bocoran dokumen finansial firma hukum Mossack Fonseca, yang dikenal dengan Panama Papers. Pengusaha tersebut tidak lain adalah Johan Lensa. Dokumen itu menyebutkan Johan pernah menggunakan jasa Mossack Fonseca cabang Singapura untuk mendirikan perusahaan di negara surga pajak, British Virgin Islands. Perusahaan tersebut bernama Opulence Investment Ltd, yang didaftarkan pada 28 Septembe... Berlangganan untuk lanjutkan membaca. Kami mengemas berita, dengan cerita. Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini Audit Total Proyek Infrastruktur Majalah Minggu, 25 Februari 2018 Konten Eksklusif Lainnya 11 Juni 2023 4 Juni 2023 28 Mei 2023 21 Mei 2023 Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik. .